Selasa, 20 Februari 2018

Si monyet yang sombong

Assalamualaikum.Wr.Wb

.............................................................................................

sehubung ini adalah postingan pertama saya, mohon untuk dimaklumi ya.
juga kritik dan saran dari saudara sangat saya harapkan, agar terciptanya karya yang lebih baik lagi.

ok tak perlu bertele-tele lagi, kita mulai ceritanya cekidot.....

Di suatu hutan, entah di negara mana, terdapat sekawanan monyet sedang bergelantungan di atas pohon. 
rupanya mereka sedang memperhatikan pasukan berkuda yang melintas dijalan setapak tepat dibawah pepohonan dimana tempat mereka berada.
ternyata sang monyet sedang menyaksikan kegagahan para prajurit kerajaan berkendara diatas pelana kuda, se ekor monyet pun memperagakan seperti apa kegagahan para prajurit kepada monyet yang lain. 

Hai kawan, Coba bayangkan betapa gagahnya kalau misalkan aku yang berada diatas pelana kuda dan mengendarainya, serta mengenakan pakaian perang terlebih lagi dengan sebilah pedang yang disimpan di pinggang dan tangan kanan memegang tombak...Kata sang monyet sambil memperagakan gerakan naik kuda.

hahahaha.... kawan-kawan nya tertawa terbahak bahak mendengar lamunan sang monyet yang bermimpi berada di posisi prajurit kerajaan.

kamu bercanda yah!!, tanya teman sang monyet, menunggang kuda itu bukan perkara mudah seperti yang kamu bayangkan.
lagipula sampe ngarep pake pakean perang prajurit kerajaan, yang ada kamu dimakan baju besi itu. ujar teman nya memberikan pengertian terhadap sang monyet.

oke, mungki menggunakan pakaian perang prajurit kerajaan tidak akan mungkin, karena terhalang oleh ukuran,....
hanya saja berkuda itu perkara yang mudah, baiklah aku akan membuktikan nya.

sekali lagi kawanan monyet yang lain tertawa terbahak-bahak 

udah deh jangan kebanyakan gaya, mana mungkin kamu bisa menunggang kuda, mendekati kuda saja kamu sudah takut. ucap salah satu monyet 

kalian emang hanya bisanya menertawakan saja...kata monyet itu
baiklah lihat saja nanti aku akan membuktikannya....sekali lagi kata simonyet menyombongkan dirinya.

Saat itu kebetulan ada seorang dari prajurit pasukan berkuda sedang beristirahat minum dibawah tempat monyet monyet tersebut berada.

untuk membuktikan perkataannya itu, simonyet sombong mengendap-endap mendekati seekor kuda yang tak jauh dari pohon. Hup suara monyet sigap melompat keatas punggung kuda, dan bergaya ala ala koboi texas kepada teman teman nya, teman-teman sang monyet menatap cemas dari atas pohon, khawatir terjadi sesuatu.

dengan spontan monyet menarik tali kekangan pada kuda sekuat tenaganya.   

kuda yang merasakan hentakan berat merasa terkejut, dan ia juga merasa kesakitan karena tarikan erat pada surainya. Maka sang kuda pun meringik mengeluarkan nada khas kuda pada umumnya, lalu berlari sangat kencang seraya menggoyangkan liar badannya ke kiri dan ke kanan ke atas dan ke bawah seolah kegelian.

sang monyet yang berada pada punggung kuda mulai panik, dia mulai tak tau apa yang harus dilakukan, dan lagi kuda sangat tidak terkendali.
tak lama kemudian sang monyet tak bisa mempertahankan keseimbangannya dan dai terlempar, terpelanting jatuh ketanah dengan sangat keras.

kawan nya mulai cemas dengan keadaan sang monyet yang terlempar ketanah dengan sangat keras, 

sang monyet yang terlemparpun berdiri sambil memegangi kepalanya kesakitan, sambil menggaruk ditempat yang sebenarnya tidak gatal sama sekali.

kawanan monyet yang tadi menghawatirkan temannya sontak menertawakan kebodohan temannya.

sang monyet pun tertunduk malu sambil terus menggaruk bagian yang tak gatal, sambil menahan rasa sakit yang dirasakannya.

hehehe ternyata menunggang kuda tidak semudah yang dikira...katanya sambil memalingkan muka, karena malu.

lalu seekor monyet tertua menghampiri monyet sombong itu.

"jatuh memang menyakitkan, tetapi bukan berarti dikemudian hari kita tidak akan jatuh lagi, entah kapanpun dan dari manapun. yang perlu diketahui, dan kita pelajari bersama adalah mengapa kita bisa terjatuh?? jika kita mau berusaha dan belajar dari pengalaman, maka kita tak perlu lagi takut akan jatuh (kegagalan) dikemudian hari.... 


sekian cerita pada postingan kali ini semoga dapat bermanfaat bagi pembaca.
mohon suportnya yah agar tetap konsisten dalam membuat postingan cerita...

Wassalamu'alaikum Wr.Wb



Tidak ada komentar:

Posting Komentar